Sabtu, 18 Maret 2017
Sabtu, 25 April 2015
Senin, 05 Januari 2015
Apem Putih Manis
Ini bukan kali pertama buat cemilan-cemilan gini, cuma selama ini nggak pede show up nya aja karena kebanyakan gosong, bantat,atau nggak mekar. Alhamdulillah yang ini rasanya pas, apalagi kalo dimakannya masih anget-anget :)
Bahan yang diperlukan untuk membuatnya gampang dicari, yaitu:
- 250 gr tepung beras
- 75 gr tepung terigu
- 225 ml santan encer
- 150 ml air kelapa
- 200 gr gula putih
- 1/2 sdt vanili
- 1/2 sdt garam
- 1 sdt ragi
Cara buatnya:
Campurkan air kelapa dengan gula putih di panci kecil yang dipanaskan di atas kompor sampai gulanya larut, matikan api, tunggu sampai agak dingin/hangat. Tambahkan santan encer ke dalam campuran air kelapa dan gula tersebut, aduk rata. Tuang kedalam tepung beras lalu tambahkan tepung terigu, aduk hingga tercampur sempurna. Aku sih menggunakan tangan aja jadi yang bergerindil bisa langdung dipecah. Tambahkan vanili, garam dan ragi, aduk lagi. Diamkan 30 menit di tempat kering. Setelah itu panaskan kukusan sampai cukup beruap sambil tuang adonan ke mangkuk cetakan, kukus sampai matang kira-kira 20 menit. Sajikan.
Kalau dirasa terlalu polos bisa ditambahkan ceres diatasnya, atau ditambahkan sedikit bubuk coklat agar sedikit berwarna seperti ini.
Selasa, 28 Oktober 2014
Memperkenalkan Habib
Jumat, 04 Juli 2014
Jumat, 23 Agustus 2013
To : Mr. Eka Gusti Fadli
Selamat pagi sayang,
Selamat mengulang tanggal lahir ke setengah abad kurang satu.
Semoga umur yang udah ditentukan oleh Tuhan kita untukmu bermanfaat selalu. Sehat-sehat, kuat-kuat. Jadi imam yang bisa jadi tuntunan untuk keluarga kita. Jadi ayah yang benar-benar ayah segera.
Tumbuhlah dewasa. Semoga terus bisa bersama sama.
Selamat ulang tahun, cinta. Terima kasih telah memilih aku untuk menemani hidupmu.
*siapkan skripsinyaaaaa, biar jalan-jalan kita!!!* (keluar aslinya, haha :* :* :*)
Regards,
Your wife.
Selasa, 20 Agustus 2013
Our Wedding
ini pas lagi didandanin. Aku rasa itu bukan aku.
bersama angkatan 45, sahabat-sahabat yang nggak ada matinya
Dureners yang udah jauh-jah datang dari Pulau Jawa dan Kalimantan sana
yang ini papa sama mama
Kinanthi, keponakan kesayangan. Semoga anakku nanti secantik dia :)
Senin, 12 Agustus 2013
Sebelum berangkat aku udah diingatkan oleh Bapak Uda (oke, panggilan-panggilan suku Batak ini masih memusingkan kepala saya) bahwa di kampung kami bakalan mandi di sungai karena nggak ada kamar mandi. Dan benar, rumah opung ada di pinggiran sungai Asahan, menurut cerita, dirumah itu sudah berkali-kali membuat sumur bor untuk sumber air tapi nggak bisa karena struktur tanahnya. Jadilah sebagian warga disitu membuat bak tampungan air hujan untuk kamar mandi mereka. Untuk masak, mereka membeli air bersih dalam dirigen, dan untuk mandi harus turun ke sungai sebelah kalo mau puas.
Sesampainya di kampung, aku disuruh duduk berjejer disamping suami, mau di upah-upah katanya. Disediain nasi sepiring besar, lauknya ayam kampung lengkap dari kepala sampai cekernya, biasanya ikan mas sih tapi karena akunya nggak bisa makan ikan diganti ayam. Upah-upahnya sederhana, kami disuruh megang piring nasi terus didoakan sama unde dan amang boru biar rukun berkeluarga, cepat dapet keturunan, dan lain lain dan lain lain, terus dikalungin sarung baru masing-masing. Upah-upah ini katanya upacara kecil untuk yang baru memasuki fase kehidupan baru, kan ceritanya aku keluarga barunya mereka nih karena nikah sama cucu Opung. Oiya, opung udah meninggal makanya yang upah-upah Unde sama Amang Boru.
Habis di upah-upah aku jadi ngerasa jadi orang Indonesia. Bukan orang Jawa lagi.
Senin, 05 Agustus 2013
A : Kalau aku meninggal nanti, kau mau mengurus keluargaku?
B : Tentulah. Bagaimana kalau aku duluan yang meninggal, kau mau mengurus istri dan anak-anakku?
A : Insya Allah. Tapi menunggu 2 tahun setelah itu.
B : Kenapa harus 2 tahun setelah aku meninggal?
A : Sebab selama 2 tahun itu aku masih berduka kehilanganmu, sering pingsan dan migrain.
:)
#PPT7
Jumat, 19 Juli 2013
Kembali
Ini gara-garanya widget yang dipake mengundang popup iklan dan link nggak beres. Males kan pas ngebaca blog yang tau tau keluar gambar nggak beres, nge-link kemana mana. Jadi saya putuskan untuk menon-aktifkan semua mua yang sok gaya itu. Toh intinya blog itu enak dibaca kan?
Sebenarnya banyak cara buat ngilangin popup itu menurut google, tapi berhubung nggak ngerti tentang script sama sekali, dan daripada sok tau ngehapus script-script itu lalu kahirnya kompinya nge-hank, jadi aku KEMBALI. Kembali ke pengaturan semula.
Sama kasusnya kayak masa pencarian pas masih belum nikah dulu. Segala teman dicari kekurangan dan kelebihannya, sifat mana yang sepertinya lebih baik untuk dijadikan imam, sampai akhirnya diputuskan untuk KEMBALI, kayak ini.
Yang pertama memang seringnya lebih berkesan daripada yang kedua, ketiga, dan seterusnya.
Jumat, 12 Juli 2013
#Ramadhan
gambar diambil dari sini.
Kamis, 11 Juli 2013
Awal Ramadhan Tahun Ini
Awal puasa tahun ini beda nih antara pemerintah sama Muhammadiyah, biasanya kan lebarannya ya yang beda. Jadi hari ini aku udah puasa hari ketiga diantara teman-teman kantor yang baru hari kedua. katanya sih karena beda pendapat mengenai hilal itu, kalo pemerintah hilalnya harus 2 derajat baru dianggap bulan baru sedangkan Muhammadiyah walaupun 0 koma sekian derajat udah masuk bulan baru, sebab 0 berarti positif.
Sahur sama buka puasa dua hari ini alhamdulillah masih rame-rame sama mama, papa, adek dan suami. Pake menu seadanya, tapi kenyangnya sekenyang-kenyangnya. Yang masak? Masih mama *hehe, akunya masih dalam tahap mengumpulkan resep dari majalah dan internet, belajar menghaluskan bumbu dan menakar garam serta gula yang pas :)
Lagian jam kerja di kantor cuma ngurang setengah jam, cuma bisa goreng-goreng tempe dulu dirumah buat lauk.
Happy Fasting :)
Senin, 17 Juni 2013
Posting Pertama Sebagai Nyonya
__________________________
Cuti 9 hari plus bonus 7 hari akhirnya habis. Tapi malesnya nggak habis-habis. Di hari kerja pertama sehabis cuti sampek se-sore ini mood kerjanya tetep nggak ada. Padahal kerjaannya astaghfirullah numpuknya. Haaaaaahhhh, gimana ini, gimana ini *sok panik*
Karena seharian ini malesnya ampun-ampunan, tingkat cueknya juga lagi tinggi-tingginya, ada modem pula, dan debu di blog ini buat sakit mata, jadi iseng kan akunya ngetik-ngetik nggak jelas gini.
__________________________
*libur itu menyenangkan, asal ada temennya*
Kamis, 25 April 2013
Jumat, 12 April 2013
Random #2
Kamu pernah merasa dipinggirkan? Aku baru saja, dan seringkali. Dipinggirkan oleh orang yang sengaja kita perlakukan khusus agar dia nggak merasa kita pinggirkan. Kecewa. Tapi ya, namanya wanita, kebanyakan merasa.
Tapi mending jadi wanita sih, daripada jadi lelaki yang kadang udah disindir juga nggak ngerasa kalo itu dia yang dimaksud.
Jadi begini, nanti, besok atau kapanpun, siapapun yang ngomong itu tolong didengarkan. Kalo langsung, ya dengan diliat orangnya, kalo lewat telpon ya dijawab dengan apalah yang menunjukkan kalo orang yang ngomong itu nggak dicuekin. Kalo misalnya sibuk? Kasih kode kan bisa, pake isyarat tangan atau ngomong "bentar ya, gue lagi ada kegiatan nih dikit" biar yang ngomong juga ngerasa dihargai. Jangan cuma dicuekin.
Emang kadang-kadang nggak semua omongan orang penting untuk didengarkan, tapi menjaga perasaan orang lain itu seringan pentingnya daripada nggaknya. Kalo perasaan orang terjaga toh hubungan kita juga jadi terjaga kan?
Kecuali emang orang lain itu emang benar-benar nggak penting orang dan omongannya. Kayak aku ini. Hahaha.
Rabu, 10 April 2013
Aku pernah sangat sedih ketika teman yang sudah kukaitkan batin denganku, sahabat-sahabat terbaikku, akhirnya meninggalkan aku. Mereka mengganggapku teman, tapi tidak memperlakukanku begitu.
Aku pernah sangat kecewa ketika rekan kerja yang kuanggap partner kerja terbaikku, melarikan diri, mengkhianatiku. Dia menyelamatkan diri. Aku ditinggalkan lagi.
Aku pernah pernah tidak ingin lagi sesakit dan sekecewa itu. Hari ini.
"Orang-orang yang paling dekat denganmu yang paling bisa menyakitimu"
Rindu Sunyi
Aku rindu kesunyian. Sunyi yang riuh dengan otak, tangan dan hati yang tetap bekerja. Sehari saja.
Aku sudah coba berhenti dalam diam. Menikmati kesunyian yang sengaja kucipta sendiri. Tapi gagal. Dunia seakan tidak mau berkolaborasi denganku. Ada saja hiruk pikuk yang diselipkannya. Senyapku lalu gagal.
Aku rindu kesunyian. Untuk kembali menggambar wajahmu. Diingatanku yang riuh seperti sunyi yang kudamba.
Kamis, 04 April 2013
Tumbuhlah Kuat
Yang paling bisa mempengaruhi dirimu ada dalam dirimu sendiri. Bertahanlah, Sayang. Kendalikan dirimu agar tak goyah oleh angin yang membawamu ke arah yang salah.
Tetaplah letakkan Allah di hatimu, di pikiranmu, di kelakuanmu. Jangan takut sendiri, Dia menemanimu. Ingat Dia. Nanti kamu akan tau betapa hebatnya Dia.
Dunia semakin semrawut. Kita harus beradaptasi. Berdirilah selalu di sisi yang benar. Tunggu. Aku akan menujumu di sisi itu.
Tumbuhlah kuat. Dan bertahanlah. Hingga ketika aku sampai, kita masih bisa bertemu.
Minggu, 31 Maret 2013
Random Post
Punya Presiden yang merangkap jadi ketua umum partai itu rasanya kayak punya papa yang punya anak angkat, padahal anak kandungnya papa masih banyak, dan belum terurus dengan benar.
***
Carilah teman-teman yang siaga pas diajak susah. Cepat tanggap pas diajak ngebantu orang lain walaupun panas terik. Jangan teman yang cuma cepat "iya" pas diajak hura-hura ngabisin duit.
***
Aku pengen punya anak perempuan yang lucu. Yang matanya tajam dan bisa nyampein pesan hanya dengan tatapan. Yang alisnya tebal kayak Eka Gusti. Dan yang bijak kayak Azka anaknya Dedi Corbuzier.
***
Mahasiswa STAN ada yang wisuda jadi penghafal Al-Qur'an. Tapi media nggak gembor-gembor tuh ngeberitainnya. Negeri ini emang begini, kalo pas keliatan buruknya aja heboh, kalo pas baik nggak ada yang muji, padahal tiap sesuatu ads kekurangan dan kebaikannya. Bener nenek moyang yang buat pepatah "gara-gara nila setitik rusak susu sebelanga".
***
Buku Tasaro GK kapan terbitnya lagi??? Udah 2 tahun ni nunggu lanjutannya.
***
Besok udah senin. Selamat menghabisi liburan bersama orang yang kau kasihi.






